PANGKALPINANG — Bukti nyata disiplin dan nasionalisme tanpa kompromi ditunjukkan jajaran pendidik SD Negeri 59 Pangkalpinang. Mengambil alih penuh peran vital sebagai petugas lapangan, para guru membuktikan langsung dedikasi mereka saat memimpin Upacara Peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia di halaman utama sekolah, Senin (17/8/2026).
Langkah tegap dan presisi para pendidik yang berseragam Korpri lengkap itu memecah kesunyian barisan, menegaskan pesan keras bahwa keteladanan disiplin di lingkungan pendidikan harus dimulai dari guru, bukan sekadar teori di dalam kelas.
Kepala SD Negeri 59 Pangkalpinang, Erma Daryani, yang bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan instruksi tegas dalam amanatnya. Ia menuntut seluruh warga sekolah untuk berhenti bernostalgia tanpa aksi dan segera membuktikan nasionalisme lewat hasil nyata.
“Momentum kemerdekaan ke-81 ini tidak boleh berhenti pada seremonial belaka. Harus dimaknai dengan kerja nyata dan peningkatan prestasi!” tegas Erma di hadapan ratusan siswa dan jajaran staf sekolah.
Erma juga melayangkan teguran sekaligus pecutan moral kepada seluruh anak didiknya agar tidak melupakan fondasi dasar seorang pelajar.
“Kalian adalah penerus bangsa. Jangan pernah loyo! Rajin belajar dan jaga sopan santun adalah harga mati untuk membentuk generasi berkarakter Pancasila,” lanjutnya tanpa ragu.
Di bawah sengatan cuaca pagi yang terik, mentalitas dan ketahanan peserta upacara diuji. Namun, tidak ada satu pun barisan siswa berseragam putih-putih yang goyah. Mereka tetap berdiri tegak, terkondisi penuh, dan mengikuti seluruh prosesi dari pengibaran bendera Merah Putih hingga lagu Indonesia Raya berkumandang.
Langkah berani para guru mengambil peran sebagai petugas upacara ini menjadi tamparan keras sekaligus teladan nyata: bahwa pendidikan karakter tidak dibangun dengan retorika, melainkan dengan keteladanan dan tindakan nyata di lapangan.
Tanpa Kompromi! Barisan Pendidik SDN 59 Pangkalpinang Tunjukkan Keteladanan Disiplin di HUT Ke-81 RI
